Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Iran harus segera mencapai kesepakatan, atau “hal buruk akan terjadi.” Pernyataan tersebut muncul di tengah negosiasi nuklir yang kembali memanas dan kompleks.
Menurut laporan BBC pada Kamis, opsi serangan militer masih menjadi salah satu pertimbangan dalam dinamika diplomasi yang berlangsung.
Pernyataan ini mempertegas tekanan Washington terhadap Teheran terkait sengketa program nuklir yang telah berlangsung lama.
Respons Iran ke PBB
Di sisi lain, pemerintah Iran menyampaikan sikap resminya kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres.
Iran menegaskan bahwa mereka tidak menginginkan perang, tetapi juga tidak akan mentolerir tindakan agresi militer. Para pejabat Iran memperingatkan bahwa jika terjadi serangan, respons yang diberikan akan tegas dan proporsional.
Pernyataan tersebut mencerminkan meningkatnya ketegangan geopolitik di tengah upaya diplomasi yang belum mencapai titik temu.
Baca juga : Laporan ADP Januari Jadi Sorotan, Acuan Pasar Usai NFP AS Ditunda
