jpy

EUR/JPY Tertekan di Bawah 183,00

Pasangan EUR/JPY melanjutkan pelemahan di bawah 183,00 seiring momentum yang kian teredam. Analisis teknikal menunjukkan potensi uji support 181,57 dengan RSI mendekati area netral.

Momentum Melemah, Waspadai Uji Support Kunci

Pasangan mata uang EUR/JPY kembali berada di bawah tekanan, memperpanjang pelemahan untuk sesi keempat berturut-turut dan diperdagangkan di kisaran 182,80 pada sesi Eropa hari Rabu. Pergerakan ini menegaskan bahwa momentum bullish yang sebelumnya mendorong EUR/JPY mendekati rekor tertinggi kini mulai kehilangan tenaga, seiring meningkatnya aksi konsolidasi dan kehati-hatian pelaku pasar.

Tekanan terbaru pada pasangan ini muncul setelah rilis data Penjualan Ritel Jerman yang memberikan sinyal campuran. Secara tahunan (year-on-year/YoY), penjualan ritel Jerman tercatat naik 1,1% pada November, sedikit lebih baik dibandingkan kenaikan 0,9% pada Oktober. Namun, secara bulanan (month-on-month/MoM), data tersebut justru menunjukkan kontraksi sebesar 0,6%, lebih dalam dari penurunan 0,3% pada bulan sebelumnya dan jauh dari ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan 0,2%.

Kombinasi data yang tidak sepenuhnya solid ini memperkuat persepsi bahwa pemulihan konsumsi di zona euro masih rapuh. Kondisi tersebut membuat euro kehilangan sebagian daya tariknya, terutama terhadap yen Jepang yang kerap berfungsi sebagai aset lindung nilai ketika pasar bersikap lebih defensif.

Momentum Melemah, RSI Mendekati Area Netral

Dari sisi teknikal, grafik harian EUR/JPY memperlihatkan pelemahan momentum yang cukup jelas. Indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari berada di level 50,96, tepat di area netral. Posisi ini mengindikasikan bahwa tekanan beli dan jual relatif seimbang, namun juga menegaskan absennya dorongan kuat untuk melanjutkan reli yang sebelumnya membawa pasangan ini ke area tertinggi historis.

RSI yang bergerak mendatar di sekitar 50 sering kali menjadi sinyal fase konsolidasi, di mana pasar menunggu katalis baru sebelum menentukan arah selanjutnya. Selama RSI belum mampu menembus secara meyakinkan ke atas 55–60, potensi kenaikan EUR/JPY cenderung terbatas dalam jangka pendek.

EMA Mengisyaratkan Konsolidasi Setelah Reli

Struktur rata-rata pergerakan juga mendukung pandangan tersebut. EUR/JPY masih bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 50-hari yang cenderung menanjak, menandakan bahwa tren naik jangka menengah belum sepenuhnya patah. Namun, harga saat ini terhenti di bawah EMA sembilan hari yang mulai melandai, mencerminkan tekanan jangka pendek yang meningkat.

Kondisi di mana harga berada di antara EMA jangka pendek dan menengah biasanya mengindikasikan fase transisi, di mana pasar tengah mengevaluasi apakah koreksi saat ini hanya bersifat sementara atau justru berkembang menjadi penurunan yang lebih dalam.

Support Kunci di 181,57 Jadi Sorotan

Dari sisi bawah, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada area support awal di 181,57, yang merupakan terendah tiga minggu dan terakhir tercatat pada 17 Desember. Level ini menjadi titik krusial dalam menjaga struktur tren naik EUR/JPY.

Apabila tekanan jual berlanjut dan pasangan ini menembus di bawah 181,57, maka support berikutnya berada di sekitar EMA 50-hari di 181,31. Bertahannya harga di atas EMA 50-hari akan membantu menjaga sentimen bullish jangka menengah tetap hidup. Sebaliknya, penembusan yang bersih di bawah EMA 50-hari berpotensi membuka ruang koreksi yang lebih dalam menuju area support psikologis berikutnya.

Dalam skenario yang lebih negatif, kegagalan mempertahankan zona 181,00 dapat mengubah bias pasar menjadi lebih defensif, terutama jika didukung oleh penguatan yen Jepang atau memburuknya sentimen risiko global.

Resistance di 183,44 Menjadi Ujian Pemulihan

Sementara itu, dari sisi atas, EMA sembilan hari di 183,44 menjadi level resistance terdekat yang perlu ditembus untuk memulihkan daya tarik kenaikan. Selama EUR/JPY masih bergerak di bawah level ini, reli cenderung terbatas dan rentan terhadap tekanan jual lanjutan.

Jika pasangan ini mampu menembus dan bertahan di atas 183,44, hal tersebut akan menjadi sinyal awal bahwa minat beli kembali menguat. Dalam skenario bullish, fokus pasar akan kembali tertuju pada level tertinggi sepanjang masa di 184,95, yang tercatat pada 22 Desember. Area ini juga berdekatan dengan level psikologis 185,00, yang berpotensi memicu aksi ambil untung sekaligus volatilitas tinggi.

Pasar Menunggu Arah Baru

Secara keseluruhan, EUR/JPY saat ini berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah, di tengah momentum yang teredam dan sinyal teknikal yang belum memberikan konfirmasi arah yang jelas. RSI di area netral dan posisi harga di antara EMA jangka pendek dan menengah mencerminkan sikap wait and see dari pelaku pasar.

Dalam jangka pendek, pergerakan harga kemungkinan akan ditentukan oleh respons terhadap level 181,57 di sisi bawah dan 183,44 di sisi atas. Selama pasangan ini mampu bertahan di atas EMA 50-hari, prospek kenaikan jangka menengah masih tetap terbuka. Namun, kegagalan mempertahankan support kunci dapat menggeser bias pasar ke arah koreksi yang lebih dalam.

One thought on “EUR/JPY Tertekan di Bawah 183,00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this content