AUD/JPY Memecahkan Level Tertinggi Sejak Juli 2024
Pasangan mata uang AUD/JPY melonjak ke level tertinggi sejak Juli 2024, mendekati 106,00, dipicu oleh pelemahan Yen Jepang (JPY), potensi pemilihan awal di Jepang, dan ekspektasi kebijakan moneter hawkish dari Reserve Bank of Australia (RBA). Analisis ini menjelaskan faktor fundamental dan risiko pasar yang memengaruhi arah pergerakan pasangan ini.
Target 106,00 Didukung oleh Yen yang Tertekan dan RBA yang Hawkish
Pasangan mata uang AUD/JPY (Dolar Australia vs Yen Jepang) kembali menjadi fokus utama pasar valuta asing setelah naik ke sekitar 106,00, atau level tertinggi yang belum terlihat sejak Juli 2024. Kenaikan ini menunjukkan sentimen pasar yang kuat di sisi pembeli dan mengindikasikan bahwa arah tren jangka pendek masih cenderung bullish.
Kenaikan AUD/JPY tidak terlepas dari kombinasi faktor fundamental penting, di mana baik kondisi ekonomi domestik maupun geopolitik global memainkan peran kunci dalam membentuk arah pergerakan pasangan ini. Berikut ini adalah gambaran terperinci:
1. Yen Jepang Tetap Menjadi Mata Uang yang Lemah
Salah satu faktor utama yang mendorong AUD/JPY ke level tertinggi baru adalah penurunan nilai Yen Jepang terhadap mata uang utama lain. Ada beberapa alasan di balik pelemahan ini:
-
Ketidakpastian kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ): Pasar masih menunggu sinyal yang lebih jelas kapan BoJ akan menaikkan suku bunga, sementara ekspektasi pelaku pasar terhadap pengetatan kebijakan masih samar. Ketidakpastian ini membuat Yen kurang menarik sebagai mata uang safe-haven dan secara teknis menekan nilai JPY dalam pair seperti AUD/JPY.
Risiko geopolitik dan kebijakan dagang: Jepang belakangan ini menghadapi ketegangan perdagangan dengan Tiongkok, termasuk pembatasan ekspor barang-barang dual-use. Kebijakan semacam ini berpotensi mengganggu rantai pasokan industri Jepang, sehingga menambah tekanan pada yen secara fundamental.
Ketika yen melemah, AUD/JPY cenderung naik karena pasangan ini mencerminkan nilai relatif AUD terhadap JPY. Dengan JPY yang berada di bawah tekanan, AUD/JPY memiliki ruang lebih besar untuk menguat. Hal ini terlihat dalam pergerakan pasangan tersebut menuju area 106,00, yang merupakan level psikologis penting.
2. Sentimen Hawkish dari Reserve Bank of Australia (RBA)
Di sisi lain, Dolar Australia (AUD) mendapat dukungan kuat dari ekspektasi kebijakan moneter yang lebih hawkish oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Para pelaku pasar kini mulai mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga dari RBA dalam jangka dekat, seiring dengan data inflasi yang masih menunjukkan tekanan harga yang signifikan di Australia.
Ekspektasi ini mengangkat permintaan terhadap AUD, sehingga memperkuat pasangan AUD/JPY secara keseluruhan. Bahkan meskipun ada sentimen global yang lebih hati-hati dan risiko terkait kondisi geopolitik internasional, AUD masih berada di posisi yang lebih kuat dibandingkan JPY.
3. Risiko Pasar Global dan Status Safe-Haven Yen
Meskipun tren naik terlihat kuat, ada sejumlah risiko yang bisa membatasi kenaikan lebih lanjut dari AUD/JPY:
-
Kondisi geopolitik yang tidak stabil seperti ketegangan di Timur Tengah atau ancaman tindakan militer tertentu dapat meningkatkan permintaan terhadap mata uang safe-haven, salah satunya Yen. Jika skenario ini terjadi, permintaan terhadap JPY bisa meningkat dan membatasi pelemahan yen lebih lanjut.
Investor cenderung berhati-hati terhadap risiko global dengan latar belakang berbagai konflik yang masih berlangsung, sehingga pergerakan pasar bisa berfluktuasi dengan tajam dalam jangka pendek. Hal ini dapat menyebabkan retracement atau koreksi pada AUD/JPY meskipun tren utamanya tetap bullish.
Oleh karena itu, meskipun AUD/JPY berhasil menembus level tertinggi sejak Juli 2024, para trader disarankan untuk tetap waspada terhadap perubahan faktor makroekonomi yang bisa mempengaruhi risiko global, suku bunga, dan sentimen mata uang.
4. Perspektif Teknikal dan Mental Level 106,00
Secara teknikal, level 106,00 merupakan area penting karena secara psikologis menjadi target baru bagi bulls di pasar forex. Breakout di atas level ini menunjukkan kekuatan tren naik yang dapat memicu minat beli lebih lanjut. Namun, jika pasangan gagal mempertahankan di atas level ini atau berbalik arah, maka support di area 105,00 hingga 104,00 bisa menjadi level utama yang harus diperhatikan oleh trader.
-
AUD/JPY menunjukkan pergerakan yang kuat ke arah atas, mencapai level sekitar 106,00 — tertinggi sejak Juli 2024, berkat kombinasi faktor fundamental yang mendukung sisi bullish pasar.
-
Pelemahan Yen Jepang, ketidakpastian kebijakan moneter di Jepang, serta dukungan dari ekspektasi hawkish RBA menjadi pendorong utama.
Namun, risiko pasar global dan potensi rebound Yen sebagai safe-haven bisa membatasi kenaikan lebih lanjut dalam jangka pendek.
Bagi para trader, memahami dinamika fundamental ini sangat penting untuk merencanakan strategi yang efektif dan menyesuaikan risiko di pasar forex yang terus berubah.
