INGGRIS

Data Ekonomi Inggris Menguat, EUR/GBP Terancam Tembus Support Kritis di Tengah Optimisme Sterling

Penguatan data PDB dan produksi industri Inggris meningkatkan sentimen sterling dan membuka risiko penurunan EUR/GBP menuju area 0,8600 menurut analisis ING.

Data Ekonomi Inggris Memberi Dorongan Baru bagi Sterling

Pasangan mata uang EUR/GBP menghadapi tekanan penurunan yang semakin nyata seiring dengan membaiknya data ekonomi Inggris. Rilis terbaru produk domestik bruto (PDB) bulanan dan produksi industri Inggris yang melampaui ekspektasi pasar telah memicu kebangkitan sentimen positif terhadap pound sterling, sekaligus meningkatkan risiko penembusan support teknikal penting pada EUR/GBP. Hal ini disampaikan oleh analis valas ING, Chris Turner, yang menilai bahwa pasar kini mulai menyesuaikan kembali ekspektasi terhadap waktu pemangkasan suku bunga oleh Bank of England (BoE).

Inggris memulai pekan perdagangan dengan rangkaian data ekonomi yang solid. Angka PDB bulanan untuk November tercatat lebih tinggi dari perkiraan konsensus, memberikan sinyal bahwa perekonomian Inggris menunjukkan ketahanan yang lebih baik dari yang sebelumnya dikhawatirkan. Selain itu, data produksi industri juga mencatat pertumbuhan yang lebih kuat dari estimasi pasar, menambah bukti bahwa aktivitas ekonomi belum melemah secara signifikan meskipun kebijakan moneter masih ketat.

Tak hanya itu, sektor perumahan Inggris turut memberikan sinyal positif. Data dan komentar terbaru dari agen properti menunjukkan peningkatan optimisme terhadap prospek penjualan rumah, sebuah indikator penting yang sering kali mencerminkan kepercayaan konsumen dan stabilitas ekonomi domestik. Kombinasi faktor-faktor ini menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi penguatan sterling.

Posisi Pasar Masih Meremehkan Pound Inggris

Menurut ING, penguatan data ekonomi ini datang pada saat yang krusial, karena banyak manajer aset global masih memegang posisi underweight terhadap sterling. Artinya, eksposur mereka terhadap pound Inggris relatif lebih rendah dibandingkan bobot ideal dalam portofolio.

Dalam kondisi seperti ini, rilis data positif berpotensi memicu reposisi pasar, di mana investor mulai menambah kepemilikan sterling untuk menyesuaikan kembali portofolio mereka. Proses ini dapat memperpanjang fase koreksi naik pound yang telah berlangsung sejak November, dan memberi tekanan tambahan pada pasangan EUR/GBP.

Chris Turner menilai bahwa reli sterling yang terjadi sejauh ini mungkin belum sepenuhnya selesai, terutama jika data ekonomi Inggris terus memberikan kejutan positif dalam waktu dekat.

Risiko Kejutan Inflasi dan Dampaknya ke EUR/GBP

Salah satu katalis utama yang menjadi perhatian pasar adalah rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris untuk bulan Desember, yang dijadwalkan pekan depan. ING menilai bahwa terdapat risiko kejutan ke arah atas pada data inflasi tersebut.

Jika inflasi tercatat lebih tinggi dari perkiraan, hal ini dapat semakin mengurangi urgensi Bank of England untuk segera memangkas suku bunga, setidaknya dalam jangka sangat pendek. Ekspektasi ini berpotensi memberikan dukungan tambahan bagi sterling dan mendorong EUR/GBP ke level yang lebih rendah.

Support Kritis EUR/GBP dalam Bahaya

Dari sudut pandang teknikal, ING menyoroti bahwa area support EUR/GBP di 0,8645–0,8655 kini terlihat semakin rapuh. Dengan membaiknya sentimen terhadap sterling dan potensi reposisi pasar, risiko penembusan ke bawah support tersebut meningkat secara signifikan.

ING memperkirakan bahwa jika tekanan jual berlanjut, EUR/GBP berpotensi bergerak menuju level 0,8600 dalam waktu dekat, bahkan secepat pekan depan. Level ini dinilai sebagai target penurunan yang realistis jika data ekonomi Inggris terus mendukung pound.

Strategi dan Implikasi bagi Pelaku Pasar

Menariknya, ING juga melihat bahwa area di sekitar 0,8600 dapat menjadi peluang strategis bagi investor dan korporasi untuk melakukan lindung nilai (hedging) terhadap potensi pelemahan sterling di masa mendatang.

Meskipun prospek jangka pendek pound terlihat konstruktif, ING tetap mempertahankan pandangan bahwa Bank of England akan memangkas suku bunga lebih cepat dari yang saat ini diperkirakan pasar. Sementara pasar uang saat ini memperkirakan pemotongan pertama terjadi pada April, diikuti pemangkasan lanjutan pada Desember, ING justru melihat peluang pemotongan pada Maret dan Juni.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga yang lebih awal ini dapat kembali menekan sterling pada kuartal kedua tahun ini, sehingga level EUR/GBP yang lebih rendah berpotensi menjadi titik masuk yang menarik untuk perlindungan nilai jangka menengah.

Pasar Menimbang Ulang Kebijakan Bank of England

Perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter BoE menjadi faktor kunci yang memengaruhi pergerakan EUR/GBP. Data ekonomi yang lebih kuat memaksa pasar untuk menunda ekspektasi pelonggaran kebijakan, setidaknya untuk saat ini. Namun, seiring meredanya tekanan inflasi ke depan, BoE diperkirakan tetap akan bergeser ke arah kebijakan yang lebih akomodatif.

Ketegangan antara data jangka pendek yang kuat dan prospek pelonggaran kebijakan jangka menengah inilah yang menciptakan dinamika menarik pada EUR/GBP, sekaligus meningkatkan volatilitas di sekitar level-level teknikal penting.

Secara keseluruhan, data ekonomi Inggris yang lebih baik dari perkiraan telah menghidupkan kembali momentum penguatan sterling dan meningkatkan risiko penurunan pada EUR/GBP. Menurut ING, support di area 0,8645–0,8655 kini berada dalam ancaman serius, dengan potensi penurunan lanjutan menuju 0,8600. Meski demikian, level yang lebih rendah tersebut juga dapat menjadi peluang strategis untuk lindung nilai, mengingat ekspektasi pemangkasan suku bunga BoE yang diperkirakan terjadi lebih cepat dari proyeksi pasar saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this content