The Fed Tahan Sikap Hawkish: Proyeksi Suku Bunga 2026–2027 Hanya Turun 50 bp, PDB AS Direvisi Naik
The Fed memproyeksikan pemangkasan suku bunga hanya 50 basis poin hingga 2027, sementara pertumbuhan PDB AS direvisi naik. Simak analisis lengkap proyeksi FOMC terbaru, inflasi PCE, dan outlook ekonomi AS.
Proyeksi Pemangkasan Suku Bunga 2026–2027 Hanya 50 bp, PDB AS Naik
Federal Reserve kembali merilis dot plot terbaru dalam pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) pada Rabu, memberikan gambaran yang lebih jelas tentang arah kebijakan moneter Amerika Serikat dalam beberapa tahun mendatang. Meski pasar sempat memprediksi penurunan suku bunga yang lebih agresif, proyeksi terbaru bank sentral justru menunjukkan sikap yang lebih berhati-hati dan terkendali.
Hanya 50 bp Pemangkasan Antara 2026–2027
Dalam dot plot tersebut, The Fed memperkirakan suku bunga acuan akan berada pada level rata-rata 3,4% pada akhir 2026. Angka ini identik dengan proyeksi yang disampaikan pada pertemuan September, menegaskan bahwa para pengambil kebijakan tidak melihat perlunya perubahan besar meskipun kondisi ekonomi terus berkembang.
Jika asumsi ini terealisasi, itu berarti The Fed hanya akan melakukan dua kali pemangkasan suku bunga tambahan—masing-masing sebesar 25 basis poin (bp)—pada 2026 dan 2027. Ini terjadi setelah serangkaian penurunan bertahap, termasuk pemangkasan 25 bp yang dilakukan pada pertemuan terbaru, yang menjadi pemotongan ketiga berturut-turut.
Berbeda dengan ekspektasi sebagian pelaku pasar yang melihat ruang penurunan lebih besar, The Fed tampaknya memilih menjaga stabilitas, mengingat inflasi yang masih bergerak menuju target namun belum sepenuhnya terkendali.
Proyeksi Suku Bunga Hingga 2028 Tetap Konsisten
Selain proyeksi 2026, The Fed juga mempertahankan pandangan jangka panjangnya. Pada 2027 dan 2028, suku bunga diperkirakan akan turun hingga 3,1%, sejalan dengan outlook sebelumnya. Perkiraan jangka panjang pun tidak berubah, tetap berada di level 3%.
Konsistensi proyeksi ini mencerminkan pandangan The Fed bahwa perekonomian sedang bergerak menuju kondisi yang lebih stabil, di mana suku bunga netral dipandang tidak perlu direvisi dalam waktu dekat.
Prospek PDB AS Menguat
Salah satu pembaruan paling menonjol dalam proyeksi terbaru adalah peningkatan outlook Produk Domestik Bruto (PDB). The Fed kini memperkirakan PDB AS tumbuh 1,7% pada tahun berjalan, naik sedikit dari estimasi sebelumnya sebesar 1,6%.
Untuk 2026, proyeksi pertumbuhan ekonomi bahkan lebih optimistis. FOMC memperkirakan ekspansi PDB akan mencapai 2,3%, jauh lebih tinggi dibandingkan 1,8% yang diproyeksikan pada September. Revisi ini menunjukkan keyakinan bahwa konsumsi, investasi, dan pasar tenaga kerja masih memiliki momentum untuk menopang pertumbuhan menengah.
Kenaikan PDB ini juga menandakan bahwa ekonomi AS telah terbukti cukup tangguh di tengah inflasi yang perlahan melandai dan kebijakan moneter yang masih restriktif.
Pengangguran Diperkirakan Tetap Stabil
Proyeksi The Fed mengenai tingkat pengangguran relatif tidak berubah, menandakan ekspektasi stabilitas di pasar tenaga kerja. Tingkat pengangguran diperkirakan berada pada 4,5% pada akhir 2025—angka yang identik dengan proyeksi sebelumnya.
Memasuki 2026, tingkat pengangguran diproyeksikan turun sedikit ke 4,4%. Ini menunjukkan bahwa The Fed tidak memperkirakan pelemahan yang signifikan meskipun kebijakan suku bunga tetap membuat kondisi finansial lebih ketat dibandingkan periode pra-pandemi.
Stabilitas ini penting mengingat pasar tenaga kerja adalah salah satu indikator kunci yang sangat diperhatikan The Fed dalam menyesuaikan kebijakan moneternya.
Inflasi PCE Diproyeksikan Lebih Rendah
Di sisi inflasi, The Fed memperbarui perkiraannya untuk indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE), yang menjadi indikator inflasi pilihan mereka.
Pada akhir tahun ini, inflasi PCE diprediksi turun ke 2,9%, atau sedikit di bawah proyeksi sebelumnya yang berada di level 3,0%. Meski penurunannya tidak drastis, revisi ini menunjukkan kemajuan yang konsisten menuju target 2%.
Untuk tahun 2026, inflasi PCE diperkirakan turun lebih jauh menjadi 2,4%, atau lebih rendah dari 2,6% yang diproyeksikan pada September. Pada 2027, inflasi diproyeksikan mencapai 2,1%, mendekati target bank sentral.
Revisi penurunan inflasi ini mengindikasikan semakin kuatnya keyakinan The Fed bahwa tekanan harga dapat terus mereda tanpa harus mengorbankan pertumbuhan ekonomi secara signifikan.
Sikap The Fed Tetap Hati-Hati dan Terukur
Proyeksi The Fed kali ini menegaskan pendekatan yang seimbang antara menjaga inflasi tetap berada dalam jalur penurunan dan mempertahankan stabilitas ekonomi jangka menengah. Pemangkasan suku bunga yang diperkirakan hanya sebesar 50 bp dalam dua tahun ke depan menunjukkan bahwa bank sentral tidak terburu-buru mengambil langkah agresif.
Dengan proyeksi PDB yang meningkat dan inflasi yang mereda, The Fed tampaknya percaya bahwa strategi kebijakan moneter yang terukur adalah cara terbaik untuk menavigasi dinamika ekonomi saat ini. Pelaku pasar kini menunggu bagaimana data ekonomi dalam beberapa bulan mendatang akan memengaruhi arah kebijakan berikutnya.

One thought on “The Fed Tahan Sikap Hawkish: Proyeksi Suku Bunga 2026–2027 Hanya Turun 50 bp, PDB AS Direvisi Naik”