Hasil awal pemilu sela AS, dengan Partai Demokrat diproyeksikan merebut DPR oleh sejumlah media besar, membuat yield Treasury 10 tahun turun 6 basis poin ke 4,906% dan dolar melemah 0,32% ke 101,39 pada 4 November 2026 pagi WIB. Kendali Senat masih ketat saat laporan ini disusun.
Pasar membaca hasil ini sebagai sinyal kebijakan fiskal yang lebih terbatas.

Mengapa Yield Turun?
DPR memegang kewenangan awal atas anggaran dan pajak. DPR yang dikuasai oposisi biasanya membatasi kebijakan yang menambah defisit, seperti pemotongan pajak atau belanja tambahan. Defisit yang lebih kecil berarti pemerintah menerbitkan lebih sedikit obligasi, sehingga harga obligasi naik dan yield turun.
Bagaimana Hasil Sementara?

Media AS memproyeksikan Roy Cooper merebut kursi Senat North Carolina, Jon Ossoff terpilih kembali di Georgia, dan James Talarico menang di Texas. Republik sebelumnya menguasai Senat 53–47. Jika hasil akhir 50–50, Wakil Presiden JD Vance memegang suara penentu.
| Indikator | 4 November pagi |
|---|---|
| Yield 10 tahun AS | 4,906% (−6 bps) |
| Indeks dolar | 101,39 (−0,32%) |
| EUR/USD | 1,1239 (+0,4%) |
| GBP/USD | 1,3464 (+0,37%) |
| Futures Nasdaq | −1,8% |
Bagaimana Dolar Bereaksi?
Yield yang turun mengurangi daya tarik aset dolar. Euro dan pound menguat paling jelas. Rupiah dibuka menguat ke Rp18.132 per dolar, meski penguatannya terbatas karena arus keluar dana asing dari saham.
Apa Kata Analis?
Charu Chanana dari Saxo menilai yield yang lebih rendah bisa memberi kelegaan bagi pasar, meski saham teknologi tertekan potensi regulasi. Jesper Koll dari Monex memperkirakan dolar bisa pulih karena persepsi independensi Fed menguat. Tai Hui dari J.P. Morgan Asset Management mengingatkan presiden tetap memegang hak veto.
Bagaimana Pasar Prediksi?
Pasar prediksi menunjukkan ekspektasi kemenangan Demokrat meningkat sepanjang malam penghitungan, dengan total taruhan lebih dari US$1,48 miliar menurut Reuters. Sebagian reaksi pasar keuangan sudah terjadi sebelum proyeksi media keluar.
Bagaimana Peran Refunding?
Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana penerbitan utang kuartalan pada 4 November. Jika penerbitan tenor panjang lebih kecil dari perkiraan, penurunan yield bisa berlanjut. Jika lebih besar, yield bisa naik kembali.
Apakah Fed Terpengaruh?
Tidak banyak. Peluang kenaikan Fed Desember tetap sekitar 78%. Fed lebih fokus pada inflasi dan tenaga kerja. Data NFP pada 6 November akan lebih menentukan arah yield jangka pendek.
Bagaimana Kurva Yield?
Penurunan yield terjadi di berbagai tenor, tetapi yield tenor panjang lebih sensitif terhadap ekspektasi fiskal. Jika yield panjang turun lebih dalam dibanding yield pendek, kurva yield menjadi lebih datar.
Bagaimana Dampak ke Emas?
Emas naik tipis ke sekitar US$3.931 per ons. Yield riil yang lebih rendah membuat emas lebih menarik karena emas tidak memberi bunga.
Bagaimana Saham Bereaksi?
Futures Nasdaq turun 1,8% dan futures S&P 500 turun 0,8% karena kekhawatiran regulasi teknologi dan stimulus fiskal yang lebih rendah. Nikkei turun sekitar 3% dan KOSPI 1,6%. Penurunan yield tidak cukup menahan tekanan pada saham teknologi.
Bagaimana Pengaruh ke Rupiah?
Yield AS yang turun mempersempit daya tarik aset dolar dan sedikit mendukung mata uang negara berkembang. Rupiah dibuka menguat ke Rp18.132 per dolar, meski arus keluar asing dari saham menahan penguatan.
Bagaimana Batas Utang?
DPR yang dikuasai oposisi bisa membuat pembahasan batas utang dan anggaran lebih alot pada 2027. Pengalaman sebelumnya menunjukkan kebuntuan batas utang bisa memicu volatilitas pasar obligasi dan dolar, sehingga isu ini perlu dipantau ke depan.
Bagaimana Peran Senat?
Senat berwenang menyetujui pengangkatan pejabat, termasuk pejabat Federal Reserve. Komposisi Senat bisa memengaruhi persepsi independensi Fed, yang menurut sebagian analis bisa memengaruhi pandangan pasar terhadap dolar.
Bagaimana Tren Yield?
Yield 10 tahun sempat mendekati 5% pada Oktober sebelum turun ke kisaran 4,9%. Penurunan setelah pemilu memperkuat pembalikan dari puncak tersebut. Jika yield turun di bawah 4,85%, tekanan pada dolar bisa bertambah.
Apa yang Perlu Dipantau?
- Hasil akhir kendali Senat.
- Pengumuman refunding Treasury.
- ADP, ISM jasa, dan NFP AS.
- Pernyataan pejabat Fed.
Berita lain di kategori Berita Forex dan analisa di Analisa Forex. Data resmi di U.S. Department of the Treasury.
Analisis ini bersifat informasi, bukan rekomendasi transaksi. Trading forex memakai leverage dan berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa yield Treasury 10 tahun pada 4 November 2026?
4,906%, turun 6 basis poin.
Mengapa yield turun?
Pasar memperkirakan defisit lebih kecil jika Demokrat menguasai DPR, sehingga penerbitan obligasi berkurang.
Bagaimana dolar bereaksi?
Indeks dolar turun 0,32% ke 101,39.
Apakah peluang Fed berubah?
Tidak banyak; tetap sekitar 78% untuk Desember.
Apa yang perlu dipantau berikutnya?
Hasil akhir Senat, refunding Treasury, dan data tenaga kerja AS.
