Breaking News 4 November 2026
Forex Forecasts & Market News Updates
Analisa Forex

Analisa Tren DXY 4 November 2026: Turun ke 101,39, Gagal di 101,77, Tren Naik Dua Bulan Terancam

✍️ seo πŸ“… November 4, 2026 πŸ‘ 1 views

Analisa tren DXY 4 November 2026 menunjukkan indeks dolar turun 0,32% ke 101,39 setelah gagal bertahan di atas 101,77, sehingga tren naik selama dua bulan terancam patah jika support 101,00 ditembus. Penurunan dipicu hasil awal pemilu sela AS yang menurunkan yield 10 tahun ke 4,906%.

DXY sempat mencapai sekitar 101,77 pada akhir Oktober setelah dua bulan berturut-turut naik.

Fakta kunci: Analisa Tren DXY 4 November 2026: Turun ke 101,39, Gagal di 101,77, Tren Naik Dua Bulan Terancam
Struktur tren DXY, akhir Oktober hingga 4 November 2026.

Bagaimana Struktur Tren?

Selama September dan Oktober, DXY membentuk higher high dan higher low. Kegagalan menembus 101,77 dan penurunan ke 101,39 menunjukkan momentum melemah. Higher low terakhir berada di sekitar 101,00, yang kini menjadi level penentu.

Kapan Tren Dianggap Patah?

Syarat tren DXY patah atau berlanjut
Syarat tren DXY.

Jika DXY menembus dan ditutup di bawah 101,00, higher low terakhir hilang dan tren naik dianggap patah. Target berikutnya 100,50. Jika bertahan di atas 101,00, penurunan saat ini hanya koreksi dalam tren naik.

LevelPeranCatatan
102,16ResistancePuncak Oktober
101,77ResistanceGagal ditembus
101,39Harga4 November pagi
101,00SupportHigher low kunci
100,50SupportTarget jika patah

Apa Faktor Penekan?

Pasar memperkirakan DPR yang dikuasai Demokrat membatasi kebijakan fiskal, sehingga penerbitan obligasi lebih kecil dan yield turun. Euro, yang berbobot 57,6%, naik 0,4% ke 1,1239, menekan DXY.

Apa Faktor Pendukung?

Peluang kenaikan Fed Desember sekitar 78% tetap menopang dolar. Data ekonomi AS masih kuat, dengan PDB kuartal III tumbuh 3,4% dan ISM manufaktur 55,5. Jika data tenaga kerja kuat, DXY bisa kembali ke atas 101,77.

Bagaimana Hubungan dengan Yield?

Yield 10 tahun turun 6 basis poin ke 4,906%. Pergerakan DXY sering searah dengan yield. Jika yield terus turun setelah pengumuman refunding Treasury pada 4 November, tekanan pada DXY bisa berlanjut. Pembahasan yield sebelumnya ada di yield Treasury 10 tahun 4,93% dan refunding 4 November.

Bagaimana Momentum?

Momentum jangka pendek berbalik turun setelah DXY gagal di 101,77. Pada grafik harian, harga mulai bergerak ke bawah rata-rata bergerak jangka pendek, tanda awal pelemahan.

Bagaimana Dampak ke Pasangan Mayor?

Jika tren DXY patah, EUR/USD berpeluang menembus 1,1250 dan GBP/USD menembus 1,3500. Emas juga bisa menguji US$4.000. Sebaliknya, jika DXY kembali naik, pasangan mayor akan tertekan.

Bagaimana Pengaruh Pemilu?

Hasil akhir Senat menjadi faktor penting. Jika Demokrat juga menguasai Senat, ekspektasi fiskal ketat lebih kuat dan DXY bisa turun lebih dalam. Jika Republik tetap menguasai Senat, tekanan bisa lebih terbatas.

Bagaimana Rencana Trading?

Trader bisa memakai DXY sebagai filter. Jika DXY ditutup di bawah 101,00, prioritaskan posisi beli EUR/USD atau GBP/USD. Jika DXY kembali di atas 101,77, prioritaskan posisi jual pasangan tersebut.

Bagaimana Mengelola Risiko?

Data ADP, ISM jasa, dan NFP pekan ini bisa memicu pergerakan tajam. Kurangi ukuran posisi menjelang rilis.

Bagaimana Grafik Mingguan?

Pada grafik mingguan, DXY masih di atas level 100 yang menjadi acuan jangka panjang. Penutupan mingguan di bawah 101,00 akan menjadi sinyal awal pembalikan tren menengah, sedangkan kembali di atas 101,77 menunjukkan tren naik Oktober belum selesai.

Bagaimana Peran Yen?

Yen berbobot 13,6% dalam DXY. Penguatan yen saat bursa Asia turun ikut menekan DXY. Namun, selisih suku bunga AS–Jepang yang lebar membatasi penguatan yen, sehingga pengaruh terbesar tetap datang dari euro.

Apa Pelajaran dari Tren Dua Bulan?

Tren yang berlangsung lama jarang berakhir dalam satu hari. Biasanya, momentum melemah lebih dulu, lalu struktur higher low patah. DXY saat ini berada di tahap momentum melemah; konfirmasi patahnya tren menunggu penembusan 101,00.

Bagaimana Data AS Pekan Ini?

ADP dan ISM jasa pada 4 November malam WIB serta NFP pada 6 November menjadi ujian bagi support 101,00. Data kuat bisa mengangkat DXY kembali ke 101,77, sedangkan data lemah bisa memicu penembusan 101,00.

Bagaimana Pengaruh BoE?

Pound berbobot 11,9% dalam DXY. Keputusan BoE pada 5 November bisa menggerakkan pound tajam, yang ikut memengaruhi DXY. Kenaikan BoE dengan pesan tegas bisa menekan DXY lebih jauh.

Apa yang Perlu Dipantau?

  • Penutupan harian terhadap 101,00.
  • ADP, ISM jasa, dan NFP AS.
  • Hasil refunding Treasury.
  • Hasil akhir Senat.

Analisa lain di kategori Analisa Forex. Data resmi di U.S. Department of the Treasury.

Analisis ini bersifat informasi, bukan rekomendasi transaksi. Trading forex memakai leverage dan berisiko tinggi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa DXY pada 4 November 2026 pagi?

Sekitar 101,39.

Kapan tren naik DXY dianggap patah?

Jika DXY ditutup di bawah higher low 101,00.

Apa resistance terdekat DXY?

101,77, lalu 102,16.

Mengapa DXY turun?

Hasil awal pemilu sela AS menurunkan yield karena ekspektasi fiskal lebih ketat.

Bagaimana DXY dipakai dalam trading?

Sebagai filter arah untuk pasangan mayor seperti EUR/USD dan GBP/USD.

seo
Tim Redaksi Forex Trend Analyzer