Proyeksi model pasangan utama untuk akhir kuartal 2026 menurut Trading Economics adalah EUR/USD sekitar 1,12, GBP/USD sekitar 1,34, USD/JPY sekitar 156,09, USD/CAD sekitar 1,3965, USD/CHF sekitar 0,82, dan NZD/USD sekitar 0,57. Dibanding harga 28–29 Oktober, proyeksi ini menyiratkan dolar AS melemah tipis hingga akhir tahun. Dalam 12 bulan, model memperkirakan pelemahan dolar lebih lanjut, misalnya USD/JPY ke 152,83 dan EUR/USD ke 1,14.

Bagaimana Harga Saat Ini Dibanding Proyeksi?
| Pasangan | Harga ~28–29 Okt | Proyeksi akhir kuartal | Proyeksi 12 bulan |
|---|---|---|---|
| EUR/USD | 1,1121 | 1,12 | 1,14 |
| GBP/USD | 1,3299 | 1,34 | 1,37 |
| USD/JPY | 157,7 | 156,09 | 152,83 |
| USD/CAD | 1,3983 | 1,3965 | 1,38 |
| USD/CHF | 0,8282 | 0,82 | 0,81 |
| NZD/USD | 0,5608 | 0,57 | 0,59 |
Data mengacu pada halaman kurs Trading Economics.
Apa Arti Proyeksi Ini?

Secara umum, model memperkirakan dolar AS melemah bertahap, baik terhadap mata uang Eropa maupun yen. Proyeksi yen yang menguat ke 152,83 dalam 12 bulan sejalan dengan ekspektasi bahwa Bank of Japan terus menaikkan suku bunga. Proyeksi NZD yang pulih ke 0,59 menunjukkan model melihat penurunan setelah RBNZ sebagai sementara. Analisis NZD sebelumnya ada di analisa tren NZD/USD setelah RBNZ.
Bagaimana Model Seperti Ini Bekerja?
Model statistik biasanya memakai data historis, tren, dan ekspektasi analis untuk memperkirakan harga di masa depan. Kelebihannya konsisten dan terukur. Kekurangannya, model tidak bisa memprediksi kejutan, seperti keputusan RBNZ yang mengejutkan pekan ini atau perkembangan geopolitik mendadak.
Mengapa Proyeksi Bisa Meleset?
- Kejutan bank sentral: keputusan yang berbeda dari ekspektasi dapat mengubah arah kurs tajam.
- Data ekonomi: payroll dan inflasi AS yang jauh dari perkiraan.
- Geopolitik: konflik Timur Tengah dan harga minyak.
- Arus modal: perubahan sentimen investor global.
Bagaimana Proyeksi Emas dan Perak?
Untuk komoditas, model memproyeksikan emas sekitar US$3.923 pada akhir kuartal dan US$3.630 dalam 12 bulan, serta perak sekitar US$56,09 pada akhir kuartal dan US$66,59 dalam 12 bulan. Menariknya, model melihat perak pulih sementara emas melemah, yang akan menurunkan rasio emas–perak. Perkembangan perak dibahas di perak turun ke terendah sejak November 2025.
Bagaimana Trader Memakai Proyeksi?

- Sebagai konteks, bukan sinyal transaksi.
- Membandingkan dengan analisis sendiri: jika pandangan Anda jauh berbeda dari model, periksa kembali asumsinya.
- Mengukur potensi pergerakan: selisih harga saat ini dengan proyeksi memberi gambaran ruang gerak yang diperkirakan.
- Memantau revisi: perubahan proyeksi dari waktu ke waktu sering lebih informatif dibanding angka proyeksi itu sendiri.
Peristiwa Apa yang Bisa Mengubah Proyeksi?
| Tanggal | Peristiwa |
|---|---|
| 29 Oktober | Keputusan ECB, PDB dan PCE AS |
| 30 Oktober | Keputusan Bank of Japan |
| 3 November | Keputusan RBA, pemilu sela AS |
| 5 November | Keputusan Bank of England |
| 6 November | Data tenaga kerja AS |
| 9 Desember | Keputusan The Fed dan Bank of Canada |
Peta skenario pekan bank sentral dibahas di analisa pekan bank sentral 28–30 Oktober.
Apa Pelajaran dari Proyeksi Ini?
Proyeksi model menyiratkan bahwa periode dolar kuat mungkin mendekati puncaknya, tetapi arah aktual sangat bergantung pada kebijakan Fed. Dengan peluang kenaikan Fed Desember sekitar 85%, dolar masih memiliki dukungan dalam jangka pendek.
Bagaimana Proyeksi Dibanding Ekspektasi Pasar?
Pasar berjangka memperkirakan The Fed menaikkan suku bunga pada Desember dengan peluang sekitar 85% dan suku bunga sekitar 4,7% pada September 2027. Jika ekspektasi ini terwujud, dolar mungkin tetap kuat lebih lama dari yang tersirat dalam proyeksi model. Perbedaan antara proyeksi model dan ekspektasi suku bunga ini menjadi alasan untuk tidak mengandalkan satu sumber proyeksi saja.
Bagaimana Proyeksi untuk Mata Uang Komoditas?
Proyeksi NZD/USD yang pulih ke 0,57 dan USD/CAD yang turun ke 1,3965 menunjukkan model memperkirakan mata uang komoditas sedikit menguat. Namun, harga minyak dan kebijakan RBA, RBNZ, serta BoC dapat mengubah gambaran ini dengan cepat.
Bagaimana Memakai Proyeksi untuk Lindung Nilai?
Pelaku usaha yang membutuhkan valuta asing di masa depan, misalnya importir, dapat memakai proyeksi sebagai salah satu pertimbangan waktu pembelian. Namun, karena proyeksi bisa meleset, strategi pembelian bertahap atau lindung nilai sebagian biasanya lebih aman daripada menunggu kurs tertentu.
Langkah Praktis Berikutnya
Catat proyeksi model untuk pasangan yang Anda perdagangkan, lalu bandingkan dengan harga setiap akhir pekan. Perhatikan apakah selisihnya menyempit atau melebar setelah peristiwa besar. Gunakan informasi ini sebagai konteks dalam rencana trading, bukan pengganti analisis teknikal dan manajemen risiko.
Data proyeksi tersedia di Trading Economics Currencies dan kalender kebijakan di Federal Reserve.
Artikel ini bersifat informasi dan analisis, bukan sinyal atau rekomendasi transaksi. Trading forex menggunakan leverage dan berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana importir bisa memakai proyeksi kurs?
Sebagai salah satu pertimbangan waktu pembelian valas, dengan strategi pembelian bertahap atau lindung nilai sebagian karena proyeksi bisa meleset.
Berapa proyeksi EUR/USD akhir kuartal 2026?
Model Trading Economics memproyeksikan sekitar 1,12, dan sekitar 1,14 dalam 12 bulan.
Berapa proyeksi USD/JPY?
Sekitar 156,09 pada akhir kuartal dan 152,83 dalam 12 bulan.
Apa arti umum proyeksi model ini?
Model menyiratkan dolar AS melemah bertahap terhadap mata uang utama hingga 12 bulan ke depan.
Mengapa proyeksi model bisa meleset?
Karena model tidak bisa memprediksi kejutan bank sentral, data ekonomi yang jauh dari perkiraan, geopolitik, dan perubahan arus modal.
Bagaimana trader sebaiknya memakai proyeksi?
Sebagai konteks dan pembanding analisis sendiri, bukan sinyal transaksi.
