Breaking News 2 November 2026
Forex Forecasts & Market News Updates
Analisa Forex

Analisa Tren USD/JPY 2 November 2026: 157,8 di Bawah 158,34, Tren Naik Tertahan Risiko Intervensi

✍️ seo 📅 November 2, 2026 👁 1 views

Analisa tren USD/JPY 2 November 2026: pasangan ini bergerak di sekitar 157,73–157,85, masih dalam tren naik jangka menengah, tetapi tertahan di bawah resistance 158,34 karena risiko intervensi pemerintah Jepang. Support struktur berada di 156,65, low setelah keputusan BoJ.

Selama harga bertahan di atas 156,65, struktur higher low belum patah. Namun, setiap kenaikan menuju 159–160 menghadapi risiko respons otoritas Jepang yang semakin besar.

Fakta kunci: Analisa Tren USD/JPY 2 November 2026: 157,8 di Bawah 158,34, Tren Naik Tertahan Risiko Intervensi
Peta tren USD/JPY awal November 2026.

Bagaimana Struktur Tren Saat Ini?

Dalam grafik harian, USD/JPY membentuk rangkaian low yang lebih tinggi sejak beberapa bulan terakhir, menandakan tren naik jangka menengah. Setelah keputusan Bank of Japan pada 30 Oktober, harga sempat turun ke 156,65, lalu memantul dan ditutup 157,57. Pantulan dari 156,65 menjadikannya support struktur penting. Pembahasan rentang sebelum BoJ ada di analisa tren USD/JPY jelang BoJ 30 Oktober.

Mengapa Tren Naik Masih Bertahan?

Faktor utama adalah selisih imbal hasil. The Fed menahan suku bunga di 3,75–4,00%, jauh di atas BoJ di 1,25%. Yield Treasury 10 tahun sekitar 4,93%, sedangkan yield JGB 10 tahun sekitar 3,14%. Selisih ini mendorong carry trade: investor meminjam yen berbunga rendah untuk membeli aset dolar berbunga tinggi. Selama selisih ini lebar, tekanan pada yen cenderung bertahan.

Apa yang Menahan Kenaikan?

Faktor pendukung dan penahan tren USD/JPY
Faktor yang mendukung dan menahan tren naik USD/JPY.

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama memperingatkan terhadap pergerakan yen yang berlebihan. Jepang pernah melakukan intervensi saat yen melemah cepat, dan area 158–160 sering dianggap sensitif. Selain itu, BoJ menunjukkan nada lebih hawkish: satu anggota dewan meminta kenaikan ke 1,5%, dan proyeksi inflasi inti tahun anggaran 2027 dinaikkan ke 2,6%. Rincian proyeksi BoJ dibahas di outlook report BoJ Oktober 2026.

Level Apa yang Perlu Diperhatikan?

LevelJenisCatatan
160,00Zona sensitifArea intervensi yang diwaspadai
159,00ResistanceAngka bulat
158,34Resistance terdekatHigh jangka pendek
157,47Support terdekatArea pantulan
157,21SupportLow intraday
156,65Support strukturLow setelah BoJ

Skenario Tren Berlanjut

Jika data tenaga kerja AS pada Jumat kuat dan yield Treasury naik, USD/JPY bisa menembus 158,34 dan menguji 159. Penembusan ini mempertahankan struktur tren naik. Namun, semakin dekat ke 160, peluang peringatan lebih keras atau intervensi meningkat. Dalam skenario ini, trader tren biasanya menaikkan stop secara bertahap untuk melindungi keuntungan.

Skenario Tren Patah

Jika harga ditutup harian di bawah 156,65, struktur higher low patah dan tren naik jangka menengah dipertanyakan. Pemicunya bisa berupa data AS yang lemah, intervensi, sinyal kenaikan BoJ pada Desember, atau aksi jual saham global yang memicu penutupan carry trade. Target berikutnya dalam skenario ini adalah area 155.

Bagaimana Pengaruh Libur Jepang dan Pemilu AS?

Pasar Jepang libur pada Selasa, 3 November, sehingga likuiditas sesi Asia lebih tipis. Pada hari yang sama, pemungutan suara pemilu sela AS dimulai, dan hasil awal terlihat Rabu pagi WIB saat Tokyo kembali dibuka. Kombinasi ini bisa memicu lonjakan harga. Jika hasil pemilu menaikkan yield Treasury, USD/JPY bisa terdorong naik; jika memicu ketidakpastian, yen bisa menguat.

Bagaimana Pasangan Silang Yen?

Pasangan silang seperti GBP/JPY, EUR/JPY, dan CAD/JPY juga dipengaruhi faktor yang sama ditambah kebijakan bank sentral masing-masing. GBP/JPY akan dipengaruhi keputusan BoE pada Kamis. Analisa sebelumnya ada di analisa tren GBP/JPY 29 Oktober dan analisa tren CAD/JPY.

Bagaimana Peran Pasar Saham?

Yen sering menguat saat pasar saham jatuh karena investor menutup posisi berisiko. Pada 30 Oktober, Nasdaq turun 2,9%, dan pada 2 November Topix turun 0,7%. Namun, yen tidak menguat banyak, menandakan selisih imbal hasil masih dominan. Jika aksi jual saham meluas, penutupan carry trade bisa mempercepat penguatan yen.

Apa Pelajaran Analisa Tren?

Tren yang kuat bisa bertahan lama, tetapi faktor kebijakan seperti intervensi dapat memotongnya secara tiba-tiba. Karena itu, analisa tren perlu digabungkan dengan pemahaman fundamental dan risiko kebijakan. Menentukan level pembatalan tren, seperti 156,65, membantu trader bersikap objektif.

Bagaimana Data AS Pekan Ini Memengaruhi Tren?

Data nonfarm payrolls pada Jumat, 6 November, pukul 20.30 WIB menjadi ujian penting bagi tren. Perkiraan pasar adalah penambahan 55 ribu pekerjaan dengan pengangguran 4,2%. Data kuat akan menaikkan yield tenor pendek dan memperkuat alasan tren naik USD/JPY berlanjut, sementara data lemah bisa memicu koreksi ke support 157,21 atau 156,65. Pengumuman rencana penerbitan utang AS pada Rabu juga dapat menggerakkan yield 10 tahun yang sangat memengaruhi pasangan ini.

Manajemen Risiko

  • Hindari posisi besar di dekat 158–160.
  • Pasang stop di luar level struktur, bukan tepat di level.
  • Kurangi ukuran posisi saat libur Jepang dan pengumuman hasil pemilu AS.
  • Waspadai gap pembukaan Senin setelah NFP Jumat.

Informasi resmi tersedia di Kementerian Keuangan Jepang dan Bank of Japan.

Analisa ini bersifat informasi, bukan rekomendasi transaksi. Trading forex dan komoditas memakai leverage dan berisiko tinggi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa yield JGB 10 tahun?

Sekitar 3,14%, masih jauh di bawah yield Treasury 10 tahun sekitar 4,93%.

Bagaimana tren USD/JPY pada awal November 2026?

Tren naik jangka menengah masih utuh, tetapi tertahan di bawah 158,34 karena risiko intervensi.

Apa level pembatalan tren naik USD/JPY?

Penutupan harian di bawah 156,65, low setelah keputusan BoJ.

Mengapa yen tetap lemah?

Karena selisih suku bunga dan yield antara AS dan Jepang masih lebar.

Kapan pasar Jepang libur?

Selasa, 3 November 2026.

Apa yang bisa mematahkan tren?

Data AS lemah, intervensi, sinyal kenaikan BoJ, atau aksi jual saham global.

seo
Tim Redaksi Forex Trend Analyzer