Analisa tren Brent 5 November 2026 menunjukkan tren naik yang terbentuk selama konflik Iran telah patah setelah harga anjlok 8,7% ke US$94,62 pada 4 November dan menembus US$100, dengan lower high di US$103,60 dan support di US$93,22 serta US$90. Pada sesi Asia 5 November, Brent turun lagi ke US$93,91.
Penurunan dipicu hasil pemilu sela AS yang menurunkan ekspektasi eskalasi militer terhadap Iran, diperkuat penjualan dana berbasis tren.

Struktur Tren
Brent sempat diperdagangkan di atas US$113 pada akhir Oktober. Sejak itu, harga membentuk lower high dan lower low: US$104,77 pada 2 November, US$103,60 pada 3 November, lalu US$94,62. Analisa tren bulanan sebelumnya ada di analisa tren minyak bulanan Oktober 2026. Struktur ini kini menunjukkan tren turun jangka pendek.
Penembusan Level Kunci

Penembusan US$100 sangat penting karena level psikologis ini sebelumnya menjadi support. Analisa 3 November sudah menyoroti penembusan US$110, seperti dibahas di analisa tren Brent 3 November 2026. Kini, US$100 berubah menjadi resistance.
Rata-rata Bergerak
Brent jatuh di bawah rata-rata bergerak 20 dan 50 hari. Jarak harga dengan rata-rata 50 hari melebar, menandakan penurunan yang tajam. Rata-rata 200 hari menjadi target berikutnya bagi penjual jika tekanan berlanjut.
Momentum
RSI harian turun ke area jenuh jual. Kondisi ini bisa memicu pantulan teknikal jangka pendek. Namun, dalam tren turun, pantulan biasanya berhenti di bekas support seperti US$100 atau US$103,60.
Faktor Fundamental
Aliran Selat Hormuz mendekati level sebelum perang dan JPMorgan memperkirakan surplus pasokan sekitar 1,4 juta barel per hari pada Oktober. Posisi beli CTA turun dari 73% ke 55%. Di sisi lain, stok solar AS di bawah 100 juta barel, terendah sejak 2003, menjadi faktor penahan.
Skenario Lanjutan Turun
Penjualan CTA berlanjut dan kabar damai bertambah. Brent menembus US$93,22 dan menuju US$90. Struktur lower low baru akan mengonfirmasi tren turun.
Skenario Konsolidasi
Brent bergerak di US$93β100 sambil pasar mencerna perubahan geopolitik. Pantulan ke US$100 tidak mengubah tren selama lower high US$103,60 bertahan.
Skenario Pembalikan
Gangguan pasokan baru atau keputusan OPEC+ memangkas produksi. Brent kembali ke atas US$103,60, membatalkan struktur lower high. Keputusan OPEC+ sebelumnya dibahas di OPEC+ tahan produksi hingga Desember 2026.
Peta Tren
| Level | Peran | Keterangan |
|---|---|---|
| US$103,60 | Lower high | Pembatalan tren turun |
| US$100 | Resistance | Psikologis |
| US$93,91 | Terkini | 5 November Asia |
| US$93,22 | Support | Low 4 November |
| US$90 | Target | Kelanjutan tren turun |
Bagaimana Peran CTA dalam Tren?
Dana berbasis tren mengurangi posisi beli Brent dari 73% ke 55%. Saat tren berbalik, CTA menjual otomatis dan mempercepat penurunan. Selama posisi beli masih di atas netral, ruang penjualan lanjutan tetap ada, yang bisa memperpanjang tren turun dalam beberapa hari ke depan.
Bagaimana WTI?
WTI turun 8,3% ke US$88,12 dan ke US$87,27 di sesi Asia, menembus US$90. Struktur WTI sejalan dengan Brent, sehingga tren turun terkonfirmasi di kedua patokan. Selisih BrentβWTI sekitar US$6,5 per barel.
Bagaimana Pengaruh ke Mata Uang Komoditas?
Penurunan tren minyak cenderung menekan CAD dan NOK. Analisa tren CAD/JPY sebelumnya ada di analisa tren CAD/JPY 29 Oktober 2026. Jika tren minyak turun berlanjut, CAD/JPY bisa ikut tertekan.
Bagaimana Pandangan Analis?
Ajay Parmar dari ICIS dan Claudio Galimberti dari Rystad menilai pasar kini lebih fokus pada keseimbangan pasokan dan permintaan. Jika aliran Hormuz tetap normal, harga cenderung bergerak menuju nilai fundamental yang lebih rendah dari level saat konflik.
Bagaimana Mengatur Posisi Tren Turun?
Untuk posisi jual setelah pantulan ke dekat US$100, stop di atas US$103,60 dan target US$90 memberi rasio imbalan terhadap risiko sekitar 2,5 berbanding 1. Ukuran posisi harus kecil karena volatilitas sangat tinggi.
Bagaimana Data Rig dan Persediaan?
Data rig Baker Hughes setiap Jumat dan laporan persediaan EIA setiap pekan memberi petunjuk pasokan. Penurunan jumlah rig saat harga turun bisa membatasi produksi dalam jangka menengah dan menahan tren turun.
Manajemen Risiko
Volatilitas minyak sangat tinggi. Gunakan stop berbasis ATR dan ukuran posisi kecil. Hindari menambah posisi rugi saat harga bergerak cepat.
Data resmi tersedia di U.S. Energy Information Administration.
Analisa ini bersifat informasi, bukan rekomendasi transaksi. Trading forex dan komoditas memakai leverage dan berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa harga Brent pada 4 November 2026?
US$94,62, turun 8,7%.
Apakah tren naik Brent sudah patah?
Ya, struktur berubah menjadi lower high dan lower low.
Apa lower high Brent?
US$103,60.
Apa support Brent?
US$93,22 dan US$90.
Apa faktor penahan penurunan?
Stok solar AS terendah sejak 2003 dan kemungkinan langkah OPEC+.
