Laporan ADP Januari Jadi Sorotan, Acuan Pasar Usai NFP AS Ditunda

Laporan ADP Januari Jadi Sorotan, Acuan Pasar Usai NFP AS Ditunda

Institut Automatic Data Processing (ADP) dijadwalkan merilis Laporan Perubahan Ketenagakerjaan sektor swasta AS untuk Januari pada Rabu. Laporan ini diperkirakan menunjukkan penambahan 48 ribu lapangan kerja, meningkat dari 41 ribu pada Desember, dan menjadi perhatian utama pasar setelah rilis Nonfarm Payrolls (NFP) resmi ditunda.

ADP Jadi Referensi Utama Ketenagakerjaan AS

Perhatian pasar terhadap laporan ADP meningkat setelah Bureau of Labor Statistics (BLS) mengumumkan bahwa rilis NFP yang biasanya terbit pada Jumat ditunda akibat penutupan sebagian pemerintah AS.

Dengan absennya data NFP bulan ini, laporan ADP menjadi indikator utama kondisi pasar tenaga kerja AS. Deviasi signifikan dari ekspektasi berpotensi memicu volatilitas tajam pada Dolar AS (USD).

Optimisme Ekonomi AS Masih Terjaga

Rilis ADP Januari hadir di tengah meningkatnya optimisme terhadap prospek ekonomi AS. Sejumlah data makro terbaru menunjukkan penguatan aktivitas ekonomi, mulai dari pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga aktivitas manufaktur yang solid.

Estimasi akhir PDB menunjukkan ekonomi AS tumbuh 4,4 persen secara tahunan pada kuartal ketiga. Di sisi lain, PMI Manufaktur ISM Januari mencatat ekspansi tercepat dalam lebih dari tiga tahun. Konsumsi ritel juga melonjak kuat pada November, sementara sentimen konsumen menunjukkan perbaikan stabil selama tiga bulan terakhir.

Implikasi Terhadap Kebijakan The Fed

Kombinasi data ekonomi yang kuat dan inflasi yang masih berada jauh di atas target 2 persen mendorong pelaku pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, setidaknya hingga Juni.

Situasi ini turut menopang pemulihan Dolar AS dalam beberapa pekan terakhir, terlebih setelah Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh akan menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed di akhir masa jabatannya.

Pasar Tenaga Kerja Diperkirakan Tetap Stabil

Konsensus pasar memperkirakan laporan ADP Januari akan mengonfirmasi bahwa pasar tenaga kerja AS tetap stabil, meskipun laju penciptaan lapangan kerja masih relatif moderat.

Skenario utama yang diantisipasi pelaku pasar adalah pertumbuhan lapangan kerja yang tidak agresif, namun juga tanpa gelombang pemutusan hubungan kerja besar-besaran. Kondisi ini sejalan dengan sikap hati-hati The Fed dalam menentukan waktu pelonggaran kebijakan moneter.

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic menyatakan bahwa kebijakan moneter saat ini mendekati tingkat netral dan sebaiknya tetap “sedikit ketat” untuk memastikan inflasi kembali ke target. Pandangan ini diperkirakan tetap berlaku kecuali laporan ADP menunjukkan pelemahan signifikan.

Jadwal Rilis dan Potensi Dampak ke Dolar AS

Laporan Perubahan Ketenagakerjaan ADP akan dirilis pada Rabu pukul 13.15 GMT. Proyeksi pasar mengarah pada penambahan 48 ribu lapangan kerja sektor swasta sepanjang Januari.

Tren Dolar AS saat ini masih positif. Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, tercatat menguat sekitar 2 persen dalam sepekan terakhir. Sentimen positif juga didukung oleh data ekonomi AS yang solid, kesepakatan perdagangan dengan India, serta harapan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Level Teknis DXY Jadi Perhatian Pasar

Analis FX di FXStreet, Guillermo Alcalá, menyoroti area 98,00–98,48 sebagai resistance penting bagi DXY.

“Indeks Dolar AS berada dalam koreksi bullish di tengah tren bearish yang lebih luas. Penembusan di atas area 98,00 diperlukan untuk mengonfirmasi pemulihan yang lebih besar dan membuka jalan menuju 98,48,” ujarnya.

Di sisi bawah, level 97,05 dinilai krusial untuk menjaga momentum pemulihan jangka pendek. Penurunan di bawah 97,00 berpotensi meningkatkan tekanan menuju area 96,35, yang merupakan penutupan akhir Januari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this content